A place where you need to follow for what happening in world cup

AKIBAT BANJIR, KEEMPAT WARGA TERJEBAK DI ATAS GENTENG TAJUG

0 38

CIREBON. Buser News19.com

Hujan deras yang mengguyur Desa Kebarepan kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon, dari sore hingga malam sehingga membuat aliran sungai yang ada di desa Kebarepan tidak mampu menampung debit air yang besar dan mengakibatkan  terendamnya pemukiman warga. Kejadian ini membuat warga panik disaat aliran sungai Pulasaren dan Sungai Duan yang meluap memasuki rumah rumah warga disekitar.

Kejadian yang cukup mengejutkan itu terjadi jumat (24/01), yang dimana pada waktu itu warga sedang berada dirumahnya dengan guyuran hujan cukup deras. menurut salah seorang warga desa Kebarepan Septianto, mengatakan,”Saya merasakan kaget karena secara tiba- tiba air memasuki rumah dan terus merendam setinggi lulut orang dewasa, setelah diselidiki ternyata air tersebut berasal dari luapan sungai Pulasaren dan sungai Duan yang berada disekitar desa kebarepan,”Jelas Septianto.

“Akibat dari banjir itu, saya pun merasakan kerepotan karena harus menyelamatkan barang – barang yang ada dirumah agar tidak terendam banjir yang semakin meninggi. luapan sungai ini sudah terjadi cukup lama bahkan setiap kali musim hujan, sungai ini selalu meluap dan akibatnya warga sekitar sungai Pulasaren dan Sungai Duan  yang selalu kebagian banjir,”Ungkap Setianto

kejadian banjir yang melanda desa Kebarepan dengan  diperkirakan ketinggian mencapai 80 cm itu juga telah mengakibatkan  4 orang warga yang akan melaksanakan ibadah sholat terjebak diatas genting mushola.  Namun berkat kesigapan dari PMI dan BNPB Kab. Cirebon 4 orang warga yang terjebak dalam banjir itu dapat segera dievakuasi dengan menggunakan perahu karet.

menurut Kuwu Kebarepan kecamatan Plumbon Udi, menjelaskan,”Memang banjir didua sungai ini yaitu sungai Pulasaren dan sungai Duan, sering meluap mengakibatkan banjir bahkan untuk sekarang ini 4 orang warga terjebak, namun alhamdulilah semuanya dapat dievakuasi dan selamat. untuk itu saya pun berharap kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi sungai tersebut, supaya warga tidak lagi merasakan banjir setiap tahunnya. selain itu juga saya berterima kasih kepada PMI dan BNPB kabupaten Cirebon yang telah turut serta membantu'”Ungkap Kuwu Kebarepan. (Taufik/Wahab)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.