A place where you need to follow for what happening in world cup

Disperkintan Buka Pagar Penutup Alun2 Cicalengka, Kapolsek Pasang Police line

0 96

KAB. BANDUNG, Busernews19.com- Ditengah – tengah pencegahan covid-19, dengan berbagai cara diupayakan agar penyebaran covid -19 dapat teratasi, dan memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Namun yang lebih mengejutkan, ditengah -tenganh sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19, sabtu (04/04) dinas Pertamanan kabupaten Bandung malah membuka alun-alun Cicalengka.

Jajaran Polsek Cicalengka Pasang Police Line dialun alun Cicalengka hindari social distancing

Entah apa yang ada dibenak Kepala dinas Pertamanan kab. Bandung yang seolah -olah tidak mendukung pencegahan covid-19, dengan membuka alun alun Cicalengka. Alun -alun Cicalengka yang semasa sebelum adanya wabah corona masih ditutup, tapi ditengah -tengah gencarnya pencegahan wabah corona dikabupaten Bandung, Disperkintan Kab. Bandung malah membuka alun-alun Cicalengka.

Menurut camat Cicalengka Entang Kurnia memgatakan,”saya sebenarnya sudah memintah penangguhan untuk pembukaan, pagar penutup alun-alun Cicalengka, dan sudah diberi pengangguhan selama 2 minggu oleh disperkimtan, dan sekarang dibuka itu kewenangan dari Disperkimtan Kab. Bandung,”jelas Camat Cicalengka.

Namun untuk mencegah social dastancing, Polsek Cicalengka berinisiatif memasang Police line, didepan pintu masuk dan pinggir alun -alun Cicalengka, untuk mengantisipasi kerumunan warga dialun-alun Cicalengka dan melakukan pemasangan banner, himbauan.

Sementara itu Kapolsek Cicalengka beserta jajarannya, sangat menyayangkan adanya pembongkaran pagar penutup alun-alun Cicalengka, dan langsung memasang police line, untuk mencegah terjadinya social distancing atau kerumunan masa yang banyak. Karena sesuai dengan Maklumat Kapolri, Polri harus membubarkan kerumunan warga diatas 4 orang.

“Saya sangat menyayangkan sekali dengan adanya pembongkaran pagar penutup alun-alun Cicalengka, karena ini akan menimbulkan sicial distancing yang cukup banyak. Keinginan saya seharusnya jangan dibongkar dulu, sebelum adanya pernyataan aman dari wabah covid -19,”jelas Kapolsek Cicalengka AKP Aep Suhendi.

Inilah akibat tidak adanya kordinasi ditengah wabah covid-19, yang dimana TNI/POLRI harus mencegah penyebaran covid-19, dengan membubarkan kerumunan masa, disisi lain Disperkintan malah membongkar pagar penutup alun-alun Cicalengka.

Dengan dibukanya pagar penutup alun-alun Cicalengka, salah satu pekerjanya mengatakan, bahwa itu udah ada perintah dari Disperkintan, karena pagar ini dibutuhkan untuk penutup bangunan lain.

Ironisnya Pemkab. Bandung yang menganggarkan 11 miliyar untuk pencegahan penyebaran covid-19 diwilayah Kab. Bandung, namun disisi lain Disperkintan tidak mempunyai anggaran untuk membeli pagar penutup alun-alun Cicalengka, akibatnya Disperkintan membongkar pagar penutup alun-alun Cicalengka untuk menutup proyek yang lain, tanpa memikirkan akan mengundang kerumunan warga yang lebih banyak.

PENULIS : REDAKSI Busernews19.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.