A place where you need to follow for what happening in world cup

Akibat Tidak Disiplin Kasus Covid-19 Di Kab. Garut Capai 3000 Kasus

0 110

KAB.GARUT, Busernews19.com– Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahayanya Virus Corona di kabupaten Garut dapat menjadi salah satu faktor terus meningkatnya kasus Covid – 19 di kabupaten Garut.

Padahal berbagai upaya sosialisasi, himbauan bahkan aturan telah dilakukan Pemkab Garut guna memutus rantai penyebaran Covid – 19, terpantau hari ini, Rabu 29 April 2020, Kasus Covid – 19 di kabupaten Garut terdapat 3.010 kasus terdiri dari :

a) OTG : 576 orang, dimana 236 masih dalam tahap observasi dan 340 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.

b) ODP : 2.373 kasus (145 kasus masih pemantauan, 13 dalam perawatan, dan 2.215 selesai pemantauan dimana 11 diantaranya meninggal);

c) PDP : 51 kasus (5 kasus sedang dalam perawatan dan 46 kasus selesai pengawasan dimana 11 diantaranya meninggal);

d) Konfirmasi + : 10 kasus terdiri 7 dalam perawatan di rumah sakit, 1 kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, 1 kasus dinyatakan sembuh, dan 1 kasus meninggal.

” Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di fasilitas kesehatan, yaitu sebanyak 32 kasus dan 3 kasus PDP yaitu 1 diantaranya meninggal asal kecamatan Cigedug” terang Jubir Informasi dan.Koordinasi Covid – 19 kabupaten Garut Ricky R Darajat dalam rilis updats data Covid – 19 hari Rabu 29 April 2020.

Kabar berita duka Ricky sampaikan, ada tambahan 2 orang PDP meninggal yaitu : Laki – laki 50 tahun warga kecamatan Cigedug dan Perempuan 21 tahun asal kecamatan Tarogong Kidul, keduanya memiliki riwayat penyakit penyerta. Dengan demikian maka total PDP meninggal sampai hari ini sebanyak 11 orang, hampir dipastikan semuanya ada penyakit penyerta, perlu disampaikan juga dalam pemulasaraan dan pemakaman jenazah tentunya telah mendapatkan penanganan sesuai protokol kesehatan / Covid 19.

” Adapula Informasi yang kurang baik, yaitu ditemukan kasus hasil rapid test REAKTIF sebanyak 2 orang yaitu perempuan 29 tahun dan laki-laki 27 tahun keduanya berasal dari kecamatan Karangpawitan, kondisi sekarang keduanya sedang proses isolasi dan penanganan medis” pungkasnya.

PENULIS          :     DRIX

REPORTER       :    Busernews19.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.