A place where you need to follow for what happening in world cup

Korban Tersambar Petir Di Pantai Tanjung Panto Mengalami Luka Bakar Cukup Serius

0 251

LEBAK, Busernews19.com-Berawal ketika korban yang bernama Herman (40) sedang menjaga bangkrak ( rumah perahu) pada rabu (06/05) sekitar jam 16.00 wib, sekitaran pantai Tanjung Panto desa Muara Kec Wanasalam, Ketika itu korban sedang berteduh di dalam bangkrak mengingat cuaca hujan disertai petir.

Tidak lama kemudian petir menyambar bangkrak dan Herman pun yang berada disekitar bangkrak itu tersambar dan mengalami luka bakar. Beruntung ada saudaranya yang membawa perahu kincang, berada disekitar lokasi itu.

Melihat kondisi Herman yang tak berdaya dan mengalami luka bakar, saudaranya yang bernama Pendi (40) pun langsung membawanya kedarat dan dilarikan ke puskesmas Binuangeun untuk mendapatkan perawatan.

Menurut Pendi saudara korban saat dimintai ketrangan memgatakan,”Sebenarnya pada waktu itu hujan lumayan lebat, namun tiba- tiba ada suara geledek disertai petir, dan saya pun melihat petir itu menyambar bangkrak,”jelasnya.

“Karena pada waktu itu saya sedang berada tidak jauh dari lokasi bangkrak itu, saya pun menghampiri dan melihat Herman dalam kondisi luka bakar, saya tolong dan saya langsung membawanya ke puskesmas,”Ungkap Pendi.

Korban yang mengalami luka bakar 15 persen, sekarang masih menjalani perawat dipuskesmas Binuangeun, karena lukanya cukup serius dan dibutuhkan perawatan yang intensif.

Kejadian yang menimpa Herman kini masih dalam penangana Polsek Wanasalam Polres Lebak, dan sesuai dengan keterangan saksi Polsek Wanasalam pun menyimpulkan bahwa itu murni kecelakaan.

“Memang benar kejadian itu murni kecelakaan setelah melihat kondisi korban, serta berdasarkan keterangan saksi saudara Pendi, korban pun masih dalam perawatan Puskesmas Binuangeun, karena luka bakar sambaran petir cukup serius,” jelas Kapolsek Wanasalam AKP Sudedi.

PENULIS         :    M.UKI

REPORTER      :   Busernews19.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.