A place where you need to follow for what happening in world cup

Hari Kedua PSBB Aktivitas Pasar Limbangan Kabupaten Garut Sepi Pengunjung

0 74

KAB. GARUT, Busernews19.com-Kementerian Kesehatan menetapkan pasar ritel modern (pasar swalayan maupun toko swalayan) dan apotek tidak ditutup saat wilayah tertentu menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal itu termuat dalam Peraturan Menteri Kesehatan tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterbitkan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 itu dibuat Terawan sebagai peraturan turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2020.
Di Kabupaten Garut Sendiri PSBB baru berjalan Hari ke 2,tapi aturan aturan terkadang belum sepenuhnya dilakukan lapisan masyarakat,masih banyak masyarakat yang belum mengerti aturan aturan PSBB.
Pantauan busernews19.com di pasar Limbangan Kabupaten Garut,aktivitas di hari ke 2 PSBB sepi pengunjung.
Ika seorang pedagang sayuran mengatakan bahwa hari ini Kamis (07/05) sepi pengunjung,”pendapatan hari hari biasa juga minus apalagi sekarang PSBB”,ucapnya,
Ika juga berharap Pemerintah setempat melakukan sosialisasi tentang aturan aturan PSBB karena masih banyak pedagang maupun pembeli belum sepenuh nya tau tentang aturan PSBB,kalau aturan memakai masker itu saya tau,ucapnya..
Di sela sela waktu Asep Salah satu Pengurus Pasar Limbangan Mengatakan Hal yang terpenting adalah jaga jarak (physical distancing) yang perlu diperhatikan,dan kalau setelah berkunjung ke pasar langsung cuci tangan yang bersih,pakaian yang sudah di pakai langsung rendam dengan detergent supaya virusnya mati karena Pasar salah satu tempat bertemu nya orang orang untuk melakukan transaksi jual beli,jadi harus selalu waspada,tuturnya.
“Mudah mudahan masyarakat lebih mengerti dengan keadaan saat ini,dan masyarakat bisa mematuhi aturan aturan selama PSBB”.,pungkasnya.

PENULIS          :  DRIX

REPORTER       :  Busernews19.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.