A place where you need to follow for what happening in world cup

Langgar UU No 14 Tahun 2008 Normalisasi DAS Citarik Ibarat Proyek Siluman BBWS

0 60

KAB. BANDUNG, Busernews19.com– Normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS ) Citarik yang sekarang ini dalam tahap pengerjaan pengerukan pinggir sungai, seakan mengundang tanya masyarakat desa Haurpugur dan desa Sangiang Kec. Rancaekek.

Terlihat dari cara pengerjaan normalisasi itu, seakan asal-asalan, karena bila dilihat dari pengerukan yang kini sedang dilaksanakan, setelah tanah diangkat dan diratakan dipinggir DAS Citarik ternyata tidak dipadatkan.

Selain itu juga proyek normalisasi DAS Citarik yang dikerjakan oleh salah satu pemborong yang ditunjuk langsung oleh pihak BBWS ( Balai Besar Wilayah Sungai ) seakan tidak ada transparansi dalam pengerjaan dan anggarannya, karena tidak terpampang papan proyek dilokasi pengerjaan normalisasi DAS Citarik di desa Haurpugur dan desa Sangiang Kec. Rancaekek.

Selain itu, RAB, juga juklak dan juknis pengerjaannya seperti apa tidak ada transparan,
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga desa Haurpugur, yang mengatakan tidak adanya tranparansi dalam pengerukan disungai Citarik,”Saya sangat menyayangkan sekali, kenapa pihak BBWS tidak menegur kepada pemborong supaya memasang papan proyek atau papan informasi tentang berapa anggarannya, berapa volume yang dikerjakannya, serta bagaimana PT atau CV apa yang mengerjakan proyek itu,”Jelasnya.

Tidak adanya papan informasi tentang anggaran dan volume serta RAB pengerjaan diduga pengerjaan normalisasi DAS Citarik telah melanggar undang-undang No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik, yang dimana masyarakat tidak memgetahui berapa anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah dan berapa volume pengerjaannya, masyarakat desa sangiang dan desa Haurpugur Kec. Rancaekek maaih belum mengetahuinya.
PENULIS : REDAKSI

Leave A Reply

Your email address will not be published.