A place where you need to follow for what happening in world cup

Diduga Akan Tarik Paksa Unit Debt Colector Dari Finance Serang Mobil Nyaris Dihakimi Massa

0 481

LEBAK, Busernews19.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melarang penarikan kendaraan motor atau mobil oleh perusahaan leasing maupun debt collector sementara waktu ini akibat dampak dari wabah virus corona.

Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo pada Selasa (24/3/2020) yang menjanjikan kelonggaran pembayaran kredit untuk pekerja informal, seperti tukang ojek, sopir taksi, serta nelayan dalam pembayaran cicilan kredit kendaraan.

Seperti yang terjadi  satu ini, sejumlah juru tagih debt collector atau dikenal dengan istilah mata elang (matel) yang mengaku dari perusahaan (SMS Finance Serang Mobil) nyaris dihakimi warga karena diduga akan menarik satu unit kendaraan R4 jenis Pick Up, Mitsubishi No pol F 8629 llS, Milik keluarga Iwan (37) di wilayah Kampung Salahaur, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung Kabupeten Lebak Provinsi Banten, Rabu (11/11).

Menurut keterangan seorang debt collector ia mengatakan “kami sebetulnya bukan untuk manarik kendaraan tapi kami meminta ijin untuk mengecek nomor mesin mobil dan STNK karena kami telah diberikan tugas oleh pihak kantor untuk menagih cicilan yang tertunggak, dan tiba-tiba saya kaget karena warga banyak datang menghampiri saya kecuali saya datang kerumah pemilik kendaraan dengan tidak sopan atau menarik paksa kendaraan itu baru saya salah” katanya.

“Dan perlu diketahui nopol kendaraan pun sudah dipalsukan yang seharusnya F 8628 WS telah menjadi F 8629 IIS” ujar debt collector/matel yang disembunyikan namanya.

Namun dengan adanya perdebatan antara juru tagih debt collector bersama pemegang unit mobil dilokasi kejadian, usut demi usut Iwan menjelaskan “kronologisnya sebetulnya kendaraan ini bukan milik saya tapi milik yang berinisial KMR karena KMR telah meminjam uang kepada almarhum orang tua saya (Dede Hidayat) sebesar Rp.20.000.000 (dua puluh juta) kurang lebih, jadi KMR selama belum bisa membayar hutang itu, KMR telah menjaminkan kendaraan tersebut, jelasnya.

Masih Iwan “jadi alhasil mediasi saya dan dibantu oleh inisial (Ags) selaku Babinsa Kelurahan Cijoro bersama salah satu anggota Polisi berinisial (Arb), telah sepakat untuk sementara mobil tersebut diamankan oleh Babinsa sebelum KMR membayar pinjaman uang itu kepada kami. Dan padahal saya sudah mengatakan kalau bisa mobil ini sebaiknya kita amankan saja dulu dikantor polisi sebelum persoalan ada penyelesaian lebih lanjut” papar Iwan.

Sementara keterangan anggota polisi Arb, mengungkapkan ditempat lokasi kejadian, ia benar jadi hasil keputusan untuk unit kendaraan ini kita serahkan kepada Babinsa yang bertugas diwilayah sini, jadi mobil tersebut diamankan oleh Bp.Ags, sebelum ada penyelesaian KMR kepada keluarga Iwan” Ungkapnya.

Nyaris, sewaktu awak media online mengubungi salah satu debt collector melalui telpon whatsapp mengatakan, kalau mobil sudah dikantor karena pak iwan sudah menyerahkan kendaran tersebut, tandasnya inisial (Ap).

PENULIS : M.UKI

REPORTER : Busernews19.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.