A place where you need to follow for what happening in world cup

Diduga Double Jobs, Plt. Kades Bojongcae Kangkangi Aturan

0 313

Busernews19.com, Lebak,-

Dadang SAg, tenaga Guru Honorer Non Pegawai Negri Sipil (PNS), yang mengajar di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Nurul Falah, yang berada di Desa Bojongpandan, Kecamatan Tujungteja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, diduga double jobs/rangkap jabatan.

Diduga merangkap jabatan (double jobs) selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Bojongcae, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, dan saat ini baru dilantik menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Bojongcae, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Rabu, (15/09/2021).

Hal ini dibenarkan narasumber yang berhasil ditemui awak Media Online Buser News saat melakukan investigasi lapangan, terkait merebaknya informasi yang berkembang di masyarakat, soal dugaan rangkap jabatan (double Jobs) Dadang SAg tersebut.

“Ya, benar beliau adalah seorang guru MTs di Yayasan Nurul Falah Bojongpandan, bahkan sudah menerima Tunjangan Guru Sertifikasi dan juga menjabat sebagai Sekdes di Desa Bojongcae” ungkap narasumber yang enggan disebutkan namanya saat ditemui disekitar lingkungan Sekolah MTs Nurul Falah, Selasa, (14/09/2021).

Sementara itu, Dadang SAg, saat dimintai penjelasan oleh awak Media Online Buser News, soal dugaan rangkap jabatan (double jobs), dirinya membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, hal itu tidak menjadi persoalan, karena tidak mengganggu kinerja dan sudah diketahui oleh semua pihak.

“Ya, memang benar saya masih mengejar di MTs Yayasan Nurul Falah, dan saya masih berstatus Guru Honorer Non PNS, tapi semua itu alhamdulillah tidak menghambat tugas kerja saya, dan saya juga baru sartijab selaku Plt Kepala Desa Bojongcae, tadi siang di Kecamatan Cibadak.

Dadang SAg, juga membenarkan jika dirinya selaku tenaga Guru Honorer Non PNS, penerima Sertifikasi.

“Untuk mengenai saya sebagai Guru Honorer yang sudah mendapatkan Sertifikasi Guru, ya benar, saya sudah dapat” tutup Dadang SAg, kepada Media Online Buser News, ditemui di Kantor Desa Bojongcae, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu, (15/09/2021).

Hinga berita ini diturunkan, awak Media Online Buser News, masih berupaya mengkonfirmasi pihak-pihak terkait lainnya, soal dugaan rangkap jabatan (double jobs) Dadang SAg, yang diduga melanggar Pasal 51, poin 9, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Bupati Lebak Nomor 23 tahun 2017, tentang Peraturan Disiplin Perangkat Desa (Prades), pada Bab II, Poin (i), Bab III, Bagian Kesatu Pasal 3, Bagian kedua Pasal 4, Bagian Ketiga Pasal 5 dan Pasal 6, serta Peraturan lainnya tentang Pendidikan.

Penulis : M. Uki

Reporter : Busernews19.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.